Selasa, 17 Mei 2011

Peristiwa Heroik di Surabaya

Sejak kedatangan sekutu tanggal 25 oktober 1945 yang dipimpin oleh Brigjen A.W.S. Mallaby. Pada tanggal 26 januari 1945 malam hari, satu peleton Field Security Section yang dipimpin Kapten Shaw melakukan penyerbuan ke Pejara Kalisosok untuk membebaskan Kolonel Huiyer ( seorang colonel angkatan laut Belanda ).
Pada tanggal 27 oktober 1945 pukul 11.00 WIB, pesawat terbang Inggris menyebarkan pamflet yang berisi perintah agar rakyat Surabaya dan jawa timur pada umumnya menyerahkan senjata yang mereka rampas dari pasukan Jepang.
Pada tanggal 28 oktober 1945 pos-pos sekutu di seluruh penjuru kota Surabaya diserang oleh pemuda pejuang Surabaya. Mereka berusaha merebut kembali objek-objek vital yang dikuasai oleh sekutu. Pada tanggal 29 oktober 1945 para pemuda mengepung gedung Bank Internatio di dekat jembatan merah. Para pemuda menuntut agar pasukan Mallaby yang berada di gedung itu segera menyerah. Mallaby menolak tuntutan itu sehingga terjadilah insiden yang menewaskan dirinya. Kematian Mallaby menyebabkan inggris marah besar dan mendatangkan pasukan da Divisi V di bawah pimpinan Mayor Jenderal  E.C Mansergh dengan berkekuatan 24.000 pasukan.
Pertempuran 10 november 1945 di Surabaya telah menciptakan pekikpersatuan demi revolusi, yaitu merdeka atau mati. Bung Tomo dan Sungkono berupaya menggelorakan semangat arek-arek Surabaya untuk mempertahankan tanah airnya melalui corong radio. Pertempuran hebat di Surabaya yang dimulai pada tanggal 10 november 1945 sangat berkesan di seluruh rakyat Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar